Jumat, 10 Februari 2012

Konfigurasi Dns Server PAda Linux Debian Berbasis Text


Disini kita harus mengkonfigurasi DNS, karena sangat penting untuk
membuat web server agar kita tidak perlu menghafalkan alamat yang kita
tuju. Paket yang di gunakan menggunakan BIND9. Caranya sebagai berikut:
_ Langkah pertama masukan ip server pada putty, kemudian OK
_ Untuk login ketik root dan masukan pasword, Enter
_ Untuk menginstal BIND9, ketikan perintah di bawah ini. Kemudian
masukan CD Update 1, Enter
_ Proses instal bind9
_ Setelah selesai menginstal bind9, masuk ke MC untuk mengkonfigurasi
_ Sorot /etc, Enter
_ Pilih /bind, Enter
_ Copy semua file yang ada di /bind ke home, ini bertujuan untuk
meng

Kamis, 09 Februari 2012

Hypertext Transfer Protocol (HTTP)



Hypertext Transfer Protocol (HTTP) adalah sebuah protokol jaringan lapisan aplikasi yang digunakan untuk sistem informasi terdistribusi, kolaboratif, dan menggunakan hipermedia. Penggunaannya banyak pada pengambilan sumber daya yang saling terhubung dengan tautan, yang disebut dengan dokumen hiperteks, yang kemudian membentuk World Wide Web pada tahun 1990 oleh fisikawan Inggris, Tim Berners-Lee. Hingga kini, ada dua versi mayor dari protokol HTTP, yakni HTTP/1.0 yang menggunakan koneksi terpisah untuk setiap dokumen, dan HTTP/1.1 yang dapat menggunakan koneksi yang sama untuk melakukan transaksi. Dengan demikian, HTTP/1.1 bisa lebih cepat karena memang tidak perlu membuang waktu untuk pembuatan koneksi berulang-ulang.
Pengembangan standar HTTP telah dilaksanakan oleh Konsorsium World Wide Web (World Wide Web Consortium/W3C) dan juga Internet Engineering Task Force (IETF), yang berujung pada publikasi beberapa dokumen Request for Comments (RFC), dan yang paling banyak dirujuk adalah RFC 2616 (yang dipublikasikan pada bulan Juni 1999), yang mendefinisikan HTTP/1.1.
Dukungan untuk HTTP/1.1 yang belum disahkan, yang pada waktu itu RFC 2068, secara cepat diadopsi oleh banyak pengembang penjelajah Web pada tahun 1996 awal. Hingga Maret 1996, HTTP/1.1 yang belum disahkan itu didukung oleh Netscape 2.0, Netscape Navigator Gold 2.01, Mosaic 2.7, Lynx 2.5, dan dalam Microsoft Internet Explorer 3.0. Adopsi yang dilakukan oleh pengguna akhir penjelajah Web pun juga cepat. Pada bulan Maret 2006, salah satu perusahaan Web hosting melaporkan bahwa lebih dari 40% dari penjelajah Web yang digunakan di Internet adalah penjelajah Web yang mendukung HTTP/1.1. [1]Perusahaan yang sama juga melaporkan bahwa hingga Juni 1996, 65% dari semua penjelajah yang mengakses server-server mereka merupakan penjelajah Web yang mendukung HTTP/1.1. Standar HTTP/1.1 yang didefinisikan dalam RFC 2068 secara resmi dirilis pada bulan Januari 1997. Peningkatan dan pembaruan terhadap standar HTTP/

Jenis Port DAn Kegunaannya


 Port Dan Kegunaannya


1-19, berbagai protokol, Sebagian banyak port ini tidak begitu di perlukan namun tidak dapat diganggu. Contohnya layanan echo (port 7) yang tidak boleh dikacaukan dengan program ping umum.

20 – FTP-DATA. “Active” koneksi FTP menggunakan dua port: 21 adalah port kontrol, dan 20 adalah tempat data yang masuk. FTP pasif tidak menggunakan port 20 sama sekali.

21 – Port server FTP yang digunakan oleh File Transfer Protocol. Ketika seseorang mengakses FTP server, maka ftp client secara default akan melakukan koneksi melalui port 21.

22 – SSH (Secure Shell), Port ini ini adalah port standar untuk SSH, biasanya diubah oleh pengelola server untuk alasan keamanan.

23 – Telnet server. Jika anda menjalankan server telnet maka port ini digunakan client telnet untuk hubungan dengan server telnet.

25 – SMTP, Simple Mail Transfer Protocol, atau port server mail, merupakan port standar yang digunakan dalam komunikasi pengiriman email antara sesama SMTP Server.

37 – Layanan Waktu, port built-in untuk layanan waktu.

53 – DNS, atau Domain Name Server port. Name Server menggunakan port ini, dan menjawab pertanyaan yang terkait dengan penerjamahan nama domain ke IP Address.

67 (UDP) – BOOTP, atau DHCP port (server). Kebutuhan akan Dynamic Addressing dilakukan melalui port ini.

Add-on Domain

 Add-on Domain

Add-on Domain adalah domain yang diarahkan ke sub-direktori sebuah website. Misalnya anda mempunyai sebuah alamat website: domain-A.com, anda bisa Add-on domain-B.com dan diarahkan untuk menampilkan apa yang ada di domain-A.com/sub-direktori/.
Ketika domain-B.com/index.html diakses dari Internet, pengunjung tidak akan merasakan adanya perbedaan, domain-B.com akan tampil layaknya seperti domain biasa bagi pengunjung. Apa yang ditampilkan sebenarnya berada di domain-A.com/sub-direktori/index.html.
Add-on domain berbagi (share) dengan main account dalam segala hal, termasuk diskspace, bandwidth & cPanel. Anda tidak akan mendapatkan cPanel untuk setiap add-on domain yang ditambahkan, semua diatur dalam satu cPanel Main account (cPanel domain-A.com dalam contoh). Pembuatan FTP account & Email Account untuk domain-B.com dapat dilakukan di cPanel domain-A.com.
Kesimpulannya: Add-on Domain tidak mendapat cPanel tersendiri, tapi secara fungsi & fitur, sama saja dengan domain / account biasa. Fitur Add-on domain ini tidak dibatasi, artinya anda boleh menambahkan berapapun domain yang anda miliki selama diskspace mencukupi.

TCP/IP(Transmission Control Protocol)

  TCP/IP
'TCP/IP (singkatan dari Transmission Control Protocol/Internet Protocol) adalah standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet. Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan protokol (protocol suite). Protokol ini juga merupakan protokol yang paling banyak digunakan saat ini. Data tersebut diimplementasikan dalam bentuk perangkat lunak (software) di sistem operasi. Istilah yang diberikan kepada perangkat lunak ini adalah TCP/IP stack
Protokol TCP/IP dikembangkan pada akhir dekade 1970-an hingga awal 1980-an sebagai sebuah protokol standar untuk menghubungkan komputer-komputer dan jaringan untuk membentuk sebuah jaringan yang luas (WAN). TCP/IP merupakan sebuah standar jaringan terbuka yang bersifat independen terhadap mekanisme transport jaringan fisik yang digunakan, sehingga dapat digunakan di mana saja. Protokol ini menggunakan skema pengalamatan yang sederhana yang disebut sebagai alamat IP (IP Address) yang mengizinkan hingga beberapa ratus juta komputer untuk dap

Sabtu, 04 Februari 2012

Spoofing


Spoofing adalah “ Teknik yang digunakan untuk memperoleh akses yang tidak sah ke suatu komputer atau informasi, dimana penyerang berhubungan dengan pengguna dengan berpura-pura memalsukan bahwa mereka adalah host yang dapat dipercaya” hal ini biasanya dilakukan oleh seorang hacker/ cracker.

Macam-Macam Spoofing
   * IP-Spoofing adalah serangan teknis yang rumit yant terdiri dari beberapa komponen. Ini adalah eksploitasi keamanan yang bekerja dengan menipu komputer dalam hubungan kepercayaan bahwa anda adalah orang lain. Terdapat banyak makalah ditulis oleh daemon9, route, dan infinity di Volume Seven, Issue Fourty-Eight majalah Phrack.
    * DNS spoofing adalah mengambil nama DNS dari sistem lain dengan membahayakan domain name server suatu domain yang sah.

Sabtu, 21 Januari 2012

Perintah Form


Perintah Form

Form diibaratkan sebuah formulir yang selan jutnya akan di isi oleh pengguna web. Membuat from selalu diwali dengan tag(form) dan ditutup dengan tag (/from). Diantara tag pembuka dan penutup form diisi tag <input> yang digunakan untuk membuat berbagai jenis masukan didalam form yang dibuat.

Tag<input> memiliki atribut type yang dapat digunakan untuk menentukan jenis masukan yang anda inginkan:
1.       Text
Digunakan untuk menerima masukan berupa teks atau angka. Teks dari pengguna dapat dimasukkan kedalam nnkotak teks yang tersedia.
Nama depan: <input type=”text” nama=”firstname” size=”20” maxlength=”20”>
Ket:
Ø  Name digunakan untuk menamai kotak tek